Sunday, August 23, 2015

Membedakan Pengeleakan Dengan Penestian,



nyamenusanet.blogspot.com - AJARAN LIMA AKSARA " PANCA GNI " BALI , potrait budaya adiluung..
Pada dasarnya, ilmu leak adalah ilmu kerohanian yang bertujuan untuk mencari pencerahan lewat aksara suci. Dalam aksara Bali tidak ada yang disebut leak. Yang ada adalah “liya, ak” yang berarti lima aksara (memasukan dan mengeluarkan kekuatan aksara dalam tubuh melalui tata cara tertentu). Lima aksara tersebut adalah Si, Wa, Ya, Na, Ma.

Si adalah mencerminkan Tuhan
Wa adalah anugrah
Ya adalah jiwa
Na adalah kekuatan yang menutupi kecerdasan
Ma adalah egoisme yang membelenggu jiwa

Kekuatan aksara ini disebut panca gni (lima api). Manusia yang mempelajari kerohanian apa saja, apabila mencapai puncaknya dia pasti akan mengeluarkan cahaya (aura). Cahaya ini keluar melalui lima pintu indria tubuh yakni telinga, mata, mulut, ubun-ubun, serta kemaluan. Pada umumnya cahaya itu keluar lewat mata dan mulut. Sehingga apabila kita melihat orang di kuburan atau tempat sepi, api seolah-olah membakar rambut orang tersebut.

Pada prinsipnya, ilmu leak tidak mempelajari bagaimana cara menyakiti seseorang. Yang dipelajari adalah bagaimana mendapatkan sensasi ketika bermeditasi dalam perenungan aksara tersebut. Ketika sensasi itu datang, maka orang itu bisa jalan-jalan keluar tubuhnya melalui ngelekas atau ngerogo sukmo. Kata ngelekas artinya kontaksi batin agar badan astra kita bisa keluar. Ini pula alasannya orang ngeleak. Apabila sedang mempersiapkan puja batinnya disebut angeregep pengelekasan. Sampai di sini roh kita bisa jalan-jalan dalam bentuk cahaya yang umum disebut endih. Bola cahaya melesat dengan cepat. Endih ini adalah bagian dari badan astral manusia (badan ini tidak dibatasi oleh ruang dan waktu)

Di sini pelaku bisa menikmati keindahan malam dalam dimensi batin yang lain. Jangan salah, dalam dunia pengeleakan ada kode etiknya. Sebab tidak semua orang bisa melihat endih. Juga tidak sembarangan berani keluar dari tubuh kasar kalau tidak ada kepentingan mendesak. Peraturan yang lain juga ada seperti tidak boleh masuk atau dekat dengan orang mati. Orang ngeleak hanya di kuburan (pemuwunan). Apabila ada mayat baru, anggota leak wajib datang ke kuburan untuk memberikan doa agar rohnya mendapat tempat yang baik sesuai karmanya. Begini bunyi doa leak memberikan berkat :

Ong, gni brahma anglebur panca maha butha, anglukat sarining merta. mulihankene kite ring betara guru, tumitis kita dadi manusia mahatama. ong rang sah, prete namah.

Sambil membawa kelapa gading untuk dipercikan sebagai tirta. Nah, di sinilah ada perbedaan pandangan bagi orang awam. Dikatakan bahwa leak ke kuburan memakan mayat, atau meningkatkan ilmu

Di tempat inilah para roh berkumpul dalam pergolakan spirit. Di Bali kuburan dikatakan keramat, karena sering muncul hal-hal yang menyeramkan.
Ini disebabkan karena kita jarang membuka " LONTAR TATTWANING ULUN SETRA " . Sehingga kita tidak tahu sebenarnya kuburan adalah tempat yang paling baik untuk bermeditasi dan memberikan berkat doa.

Sang Buda Kecapi, Mpu Kuturan, Gajah Mada, Diah Nateng Dirah, Mpu Bradah, semua mendapat pencerahan di kuburan.

Di Jawa tradisi ini disebut tirakat. Ada tujuh tingkatan leak. Leak barak (brahma). Leak ini baru bisa mengeluarkan cahaya merah api. Leak bulan, leak pemamoran, leak bunga, leak sari, leak cemeng rangdu, leak siwa klakah. Leak Siwa klakah inilah yang tertinggi. Sebab dari ketujuh cakranya mengeluarkan cahaya yang sesuai dengan kehendak batinnya.

Setiap tingkat mempunyai kekuatan tertentu. Di sinilah penganut leak sering kecele, ketika emosinya labil. Ilmu tersebut bisa membabi buta atau bumerang bagi dirinya sendiri.

Makanya, kestabilan emosi sangat penting, dan disini sang guru sangat ketat sekali dalam memberikan pelajaran. Selama ini leak dijadikan kambing hitam sebagai biang ketakutan serta sumber penyakit, atau aji ugig bagi sebagian orang.

Padahal ada aliran yang memang spesial mempelajari ilmu hitam disebut penestian. Ilmu ini memang dirancang bagaimana membikin celaka, sakit, dengan kekuatan batin hitam.

Ada pun caranya adalah dengan memancing kesalahan orang lain sehingga emosi. Setelah emosi barulah dia bereaksi. Emosi itu dijadikan pukulan balik bagi penestian. Ajaran penestian menggunakan ajian-ajian tertentu, seperti aji gni salembang, aji dungkul, aji sirep, aji penangkeb, aji pengenduh, aji teluh teranjana. Ini disebut pengiwa (tangan kiri).

Kenapa tangan kiri, sebab setiap menarik kekuatan selalu memasukan energi dari belahan badan kiri. Pengiwa banyak menggunakan rajah-rajah (tulisan mistik). Juga pintar membuat sakit dari jarak jauh, dan dijamin tidak bisa dirontgent di lab. Yang paling canggih adalah cetik (racun mistik).

Ilmu Leak ini sampai saat ini masih berkembang karena pewarisnya masih ada, sebagai pelestarian budaya Hindu di Bali dan apabila ingin menyaksikan leak ngendih datanglah pada hari Kajeng Kliwon Enjitan di Kuburan pada saat tengah malam.

Sumber : #gadisbali https://www.facebook.com/gadisbali/posts/1053716304646360:0

Sejarah Pemakaian Benang Tridatu



nyamenusanet.blogspot.com - Sejarah pemakain benang Tridatu ini dimulai pada abad ke 14-15 saat Dalem Waturenggong berkuasa menjadi Raja di Bali. Saar menaklukkan DalemBungkut/Nusa oleh Patih Jelantik telah terjadi kesepakatan antara Dalem Bungkut/Nusa dengan Dalem Bali. Bahwa kekuasaan Nusa diserahkan kepada Dalem Bali begitu juga Rencang dan Ancangan Beliau (Ratu Gede Macaling) dengan satu perjanjian akan selalu melindungi umat Hindu atau masyarakat Bali yang selalu bakti dan taat kepada Tuhan dan leluhur sedangkan mereka yang lalai akan dihukum oleh rencang Ratu Gede Macaling.

Bila beliau akan melakukan tugasnya maka kulkul pajenengan yang sekarang disimpan dan disungsunh oleh Puri Agung Klungkung akan berbunyi sebagai pertanda akan ada malapetaka atau wabah, sehingga supaya dapat membedakan masyarakat yang bakti dengan yang tidak ditandai dengan gelang Tridatu. Artinya gelang Tridatu dipakai untuk membedakan mana orang yang berbakti dan mana yang tidak.

Ketika ada berita akan terjadi bencana atau bahaya mengancam maka ramailah anggota masyarakat ngaturang bakti dan nunas benang tridatu, dengan maksud agar terhindar dari bahaya tersebut. Itulah tradisi yang sejak zaman dahulu kala diwariskan kepada masyarakat Bali. Tidak ada seorang pun yang mempersoalkan mengapa harus memakai benang tridatu. Dengan memakai benang tridatu diyakini akan dapat terbebas dari bencana yang sedang mengancam. Apakah betul demikian,itulah suatu pertanyaan yang belum terjawab secara ilmiah.

Sekarang marilah benang tridatu tersebut kita kaji. Benang Tridatu adalah jalinan benang tiga warna : merah, hitam, dan putih. Ketiga warna ini adalah simbul atau lambang Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa. Disamping sebagai lambang Dewa Brahma-Wisnu-Siwa termaksud diatas, benang tridatu itu diartikan pula sebagai simbul dari tiga serangkai berikut ini :

1. Mahasaraswati-Mahalaksmi-Mahakali
2. Satwam-rajas-tamas (tri guna)
3. Masa lalu-masa kini-masa datang (tiga waktu)
4. Badan kasar-badan halus-badan penyebab (tiga badan)
5. Ang-Ung-Mang (tiga aksara suci)
6. Tat savitur varenyam-Bhargo devasya dhimahi-Dhiyo yo nah pracodayat (tiga kaki Gayatri).

Itulah sebagai perlambang yang dapat dikaitkan dengan benang tridatu. Tetapi simbul pertama dari benang tridatu adalah simbul Brahman yang disebut Brahmagranthi, yang berfungsi melindungi badan manusia dari penyakit dan berbagai gangguan yang disebabkan oleh energi negatif dan jahat. Hal inilah rupanya yang mendorong para Sulinggih untuk memanfaatkan benang tridatu sebagai penangkal jika bahaya sedang mengancam.

Arti lain yang dapat dijelaskan mengenai benang tridatu adalah bahwa jalinan ketiga benang suci itu juga merupakan simbul jalinan ketiga nadi yang ada dalam tubuh manusia, yaitu : ida, pingala, dan sumsumna. Melalui ketiga nadi inilah energi kundalini mengalir sebagai prana yang dapat meningkatkan kesadaran diri manusia. Karena itu benang tridatu juga dipandang sebagai simbul pengorbanan egoisme dan dinamakan benang pengorbanan atau Yajna pavita.

Pemakaian benang tridatu biasanya dilakukan di pergelangan tangan. Untuk kepala keluarga disarankan agar memakai benang tridatu dua buah, sedang untuk anggota keluarga lainnya cukup satu saja. Dapat dijelaskan pula bahwa “kekuatan” benang suci tridatu itu tidaklah terlalu lama dan karena itu dianjurkan agar diganti setiap 4 bulan sekali.

Supaya benang tridatu dapat berfungsi dengan baik sebagai pelindung bagi mereka yang mempergunakannya, maka pada waktu memasang hendaknya dibacakan Mantram berikut ini :

Jajnopavita mityasya mantrasya
Parabrahma Rsih Tristup chandah
Paramatma Devata
Upavita dharane viniyogah

Om yajno pavitram paranam pavitram
Prajapater yat sahajam purasat
Ayusyamagryam pratimunca subhram
Yajnopavitam balamastu tejah

Artinya :
Bagi benang suci, Ida Sanghyang Widhi adalah Pendetanya. Tristup adalah lagunya. Kesadaran yang meresapi segalanya merupakan pimpinan Dewata. Benang suci ini sangat sakral. Leluhur dan para Dewa telah memberkatinya. Jika dipakai di badan, seseorang akan mencapai umur panjang dan pikiran murni. Benang suci juga memberikan kekuatan, kecerdasan, dan kecemerlangan (baca: Nawaratri).

Apabila benang tridatu akan dilepas karena sudah lama dipakai maka ketika akan dilepas agar diucapka Mantram berikut :

Upavitam bhinnatantum jirnam
Kalmasadustam visrajami jale
Brahmavarco dirghayurastu me

Artinya :
Benang suci yang telah tua sudah tidak layak dipakai. Karena itu hamba persembahkan benang suci yang tua ini kepada air. Semoga Ida Sanhyang Widhi memberikan hamba umur panjang.

Sumber : #gadisbali https://www.facebook.com/gadisbali/photos/a.669335809751080.1073741826.470116233006373/1069273773090613/?type=1&theater

Wednesday, August 12, 2015

Tips Penanganan Motor Vario Mogok dari Pengalaman Pribadi.

nyamenusanet.blogspot.com - Bagi pengguna kendaraan bermotor terutama Vario, bila anda parkir dan saat kembali ke kendaraan lalu tiba tiba motor tidak bisa dihidupkan mesinnya padahal aki tidak bermasalah,saat di starter dengan starter kaki juga tidak mau hidup mesinnya artinya ada yang ngerjain motor anda dengan mencabut kabel penghubung perapian ke busi tapi bukan kabel yang ada di busi karena letaknya didalam body motor tapi yang di cabut kabel yang ada di sisi kanan kendaraan dekat diatas pijakan kaki, memang tidak kelihatan tapi klo diraba akan bisa kita sentuh dan ternyata ini sudah sering terjadi di seputaran parkir jalan pantai 66 legian.

Menurut bengkel motor yg sering menerima datangnya orang mendorong motornya karena tidak tahu mengapa motor mati seketika termasuk yang dialami tamu yang nyewa motor kita...

Motif pelaku utk mendapatkan uang dari korban dan sasarannya bule.
- Pelaku pura-pura membantu stlh motor bisa di hidupkan minta uang jasa
- bila tamunya tinggal jauh pelaku menyuruh korban meninggalkan kendaraan dan menawarkan jasa antar ke hotelnya dgn imbalan tinggi stlh korbannya tiba di hotel.

Semoga info ini bermanfaat untuk kita semua terutama sesama scooter rental yg motornya sering disewa torist atau tamu lokal. yang mempunyai motor metic ini juga bermanfaat sekiranya jika mengalami kendala yang sama. Rahayu....

Saya sertakan poto posisi kabel mana yg sering dicabut sama pelaku















Sunday, August 2, 2015

Tips Memilih Paket Liburan Hemat dan tepat di Denpasar Bali


Apakah Anda berencana ingin melakukan liburan dan ingin mengetahui tips memilih paket liburan hemat?  Cekidot !!!

nyamenusanet.blogspot.com - Liburan adalah salah satu cara untuk mewarnai waktu bersama keluarga dan orang-orang yang disayangi. Liburan ini biasanya dilakukan ketika musim libur tiba ataupun bisa dalam cuti bersama.

Anda bisa mengajak semua anggota keluarga untuk menikmati liburan bersama-sama.

Liburan bisa menghilangkan rasa penat, stress karena aktivitas yang padat sehari-harinya dan sebagainya. Jika Anda ingin melakukan liburan, Anda sebelumnya harus memilih paket liburan hemat terlebih dahulu.

Jika tidak direncanakan sejak awal, Anda akan kebingungan menentukan tempat ataupun fasilitas yang ditawarkan akan semakin mahal jika mendekati waktu liburan.

Berikut ada beberapa tips memilih paket liburan hemat yang bisa Anda ketahui :

1. Mencari melalui media online

Salah satu tips memilih paket liburan hemat adalah mencari melalui media online. saat ini sangat mudah untuk mencari paket liburan hemat yang sedang Anda butuhkan. Di media online, banyak sekali penawaran paket liburan sesuai dengan yang Anda inginkan. Namun, Anda tetap harus teliti dalam memilih paket liburan tersebut. Pilihlah paket liburan yang berstatus legal dan memiliki banyak pengalaman dalam menjalankan paket liburan. Jangan sampai Anda salah memilih paket liburan yang akan Anda gunakan nantinya. sebagai referensi liburan di Bali cek disini.

2. Menentukan harga paket liburan

Tips selanjutnya dalam memilih paket liburan hemat adalah menentukan harga paket liburan. Banyak variasi harga yang ditawarkan setiap paket liburan. Anda bisa membandingkan dan mempertimbangkan harga paket liburan beserta tempat tujuan yang ditawarkan oleh setiap paket tour perjalanan. Anda harus teliti memilih paket yang Anda inginkan. Jangan sampai Anda salah memilih paket liburan yang tujuan wisatanya tidak sesuai dengan yang Anda inginkan. salah satu paket hemat klik disini.

3. Menentukan hotel

Tips lainnya yang bisa Anda lakukan ketika memilih paket liburan hemat adalah menentukan hotel atau tempat penginapan. Hotel atau penginapan ini biasanya sudah dalam satu paket liburan yang sudah Anda pilih sebelumnya. Pilihlah hotel atau penginapan yang aman, nyaman, dan bersih untuk tempat Anda beristirahat setelah seharian melakukan wisata. Tidak perlu Anda memilih hotel atau penginapan yang serba mahal dan mewah. Jika hotel atau penginapan tersebut nyaman, Anda sudah dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman untuk mengistirahatkan badan.

4. Menentukan tanggal berlibur

Jika Anda sudah menentukan paket liburan hemat, Anda bisa menentukan tanggal berlibur. Tanggal berlibur ini dapat Anda sampaikan pada pihak pemilik paket liburan Anda. Pihak pengelola tour akan mengatur jadwal liburan Anda sebaik mungkin agar perjalanan wisata berjalan dengan lancar. Jika Anda ingin mengubah tanggal berlibur, segera hubungi pihak pengelola wisata agar jadwal bisa diatur kembali dengan baik. Jangan memberitahukan perubahan jadwal liburan secara mendadak agar pihak tour tidak kebingungan mencarikan solusi untuk perubahan jadwal yang Anda buat.

sumber  : http://www.kompasiana.com/bang-ngangan/tips-memilih-paket-liburan-hemat_5535a3976ea8344e11da4305